Jumat, 18 Desember 2009

Angka Kematian Turun Berkat Jamkesnas

Jakarta, RMexpose.Jamkesnas telah mem­buah­kan banyak hasil nyata yang tidak hanya berupa penjaminan dan per­lindungan pelayanan kese­ha­tan semata, tetapi juga mem­per­cepat reformasi bidang kesehatan.

Seperti dikatakan Kepala Pusat Pem­biayaan dan Jaminan Kese­hatan Depkes Abdul Chalik Ma­sulili. Pembangunan kesehatan yang dilaksanakan pemerintah pu­sat maupun daerah telah ber­hasil meningkatkan derajat ke­se­hatan masyarakat secara bermakna.

Dalam tiga tahun ter­akhir ini, keberhasilan tersebut da­pat di­lihat dari penurunan Ang­ka Ke­matian Bayi (AKB) sebesar 35,0 per 1.000 kelahiran hidup pa­da 2004 menjadi 34,0 per 1.000 kelahiran hidup, pada 2007.

Sedangkan angka Kematian Ibu (AKI) juga mengalami pe­nu­runan dari 307 per 100.000 ke­la­hiran hidup pada 2004 menjadi sebesar 228 per 100.000 ke­la­hiran hidup pada 2007.

Demikian pula dengan masa­lah gizi, ada penurunan gizi ku­rang pa­da balita dari 25,8 persen pada akhir 2003 menjadi se­besar 18,4 per­sen pada 2007.

Sekalipun begitu, katanya, ha­rus diakui bahwa masih ba­nyak masalah dan tantangan da­lam meningkatkan derajat kese­hatan di lingkungan masyarakat. Di antaranya angka kematian bayi di Indonesia masih tinggi dan dalam 10 tahun terakhir ini penu­ru­nannya melandai.

Begitu juga dengan angka ke­matian ibu juga masih tinggi, dan upaya penurunannya dira­sa­kan sangat sulit. Ditambah lagi ma­salah penyakit menular dan ma­salah kekurangan gizi. Serta mi­nimnya pelayanan kesehatan ba­gi keluarga miskin yang masih perlu terus ditingkatkan agar le­bih berkualitas serta mencakup sasaran yang tepat.

Ke depan, dia berharap, untuk mengatasi berbagai perma­sa­lahan kesehatan tersebut, me­nurut Cha­lik, perlu ada peningkatan pem­biayaaan kesehatan untuk mem­be­rikan jaminan kesehatan ma­sya­rakat. Serta peningkatan ke­­ter­se­diaan pemerataan dan kua­­litas te­naga kesehatan. Ter­uta­ma di dae­rah terpencil, tertinggal, per­­ba­ta­san dan kepulauan (DTPK)

sumber : rakyat merdeka

Tidak ada komentar:

Posting Komentar